ZERO TOLERANCE TERHADAP BULLYING: TANGGUNG JAWAB MORAL DAN STRUKTURAL LEMBAGA PENDIDIKAN
Lembaga pendidikan merupakan tempat aman anak-anak, remaja, dan dewasa untuk menimba ilmu pengetahuan, berinteraksi, meningkatkan kreativitas menyelesaikan konflik, dan memahami keragaman manusia. Namun berbeda dengan realitanya, bayang-bayang perundungan (bullying) muncul sebagai noda gelap yang merusak fondasi moral dan psikologis dari seluruh ekosistem pendidikan. Bullying bukan sekadar kenakalan semata melainkan ia juga cerminan adanya krisis etika, krisis empati, dan kegagalan dalam penerapan nilai-nilai sosial masyarakat. Perundungan (bullying) mencakup berbagai bentuk yakni berupa lisan seseorang, perilaku diskriminasi, pengucilan, maupun yang lebih parah lagi dengan menggunakan kekerasan fisik. Perundungan (bullying) ini tidak memandang batas usia dan batas ruang ataupun waktu, dengan maraknya teknologi masa kini, perundungan (bullying) dapat menyerang korban secara langsung maupun melalui media digital. Segala bentuk...