Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Konsep Pemikiran Kalam Kontemporer Ismail Faruqi dan Hasan Hanafi

Pengertian Kalam Kontemporer Kalam kontemporer merupakan gabungan dari pemikiran ilmu kalam klasik (Khawarij, Murji'ah, Jabariyah, dll) dengan pemikiran ilmu kalam modern (Muhammad Iqbal, Muhammad Abduh, dll). Munculnya ilmu Kalam kontemporer dilatarbelakangi oleh kemunduran yang terjadi pada masa Muhammad Abduh sehingga ilmu kalam bertujuan untuk memotivasi dan merubah kembali pola pikir umat Islam.  Tokoh-tokoh Kalam Kontemporer dan Pemikirannya 1. Ismail Faruqi  Ismail Razi Al Faruqi merupakan seorang muslim dari Palestina. Al Faruqi dikenal sebagai orang yang memiliki perjalanan hidup yang cukup menantang dan dinamis. Sejak kecil al faruqi telah mendapatkan sentuhan pendidikan Islam dari ayahnya yang merupakan seorang qadhi  terkemuka di Palestina. Pemikiran Ismail Faruqi Ismail Faruqi memberikan konsep baru terhadap pendidikan Islam karena menurutnya konsep pendidikan yang digunakan pada saat itu belum menerapkan konsep awal yaitu Tauhid atau sikap pengesahan terhada...

Konsep pemikiran Ilmu Kalam Modern Muhamad Iqbal dan Muhamad Abduh

Pengertian Kalam Modern  Ilmu kalam modern merupakan suatu ilmu yang membahas konsep ilahiyah atau tentang Tauhid dan ketuhanan, dengan menggunakan rasio pemikiran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Tokoh Ilmu Kalam Modern dan Pemikirannya 1. Muhammad Iqbal  Muhammad Iqbal merupak seorang Muslim yang berasal dari Sialkot yang terletak diantara perbatasan Punjab Barat dan Kashmir. Muhammad Iqbal merupak seorang yang tekun dalam belajar, terdapat banyak riwayat belajarnya hingga beliau juga telah menerbitkan beberapa buku dan karyanya.  Pemikiran Muhammad Iqbal  • Muhammad Iqbal memiliki cita-cita untuk merubah pola pikir umat Islam yang statis supaya kembali lagi menjadi Islam yang dinamis, mengakui adanya pergerakan ataupun perubahan dalam kehidupan manusia dengan menggunakan konsep  khudi.  • Menambah kesadaran manusia agar dapat menerjemah, menafsirkan, dan mendeskripsikan Al-Qur'an secara global sehingga dapat diterapkan dan memotivasi kehidupan manu...

Aliran Maturidiyah

Pengertian Maturidiyah Aliran Maturidiyah diambil dari nama sebuah tokoh besar yang membela keyakinan ahli hadits, yakni Abu Mansur Muhammad ibn Muhammad ibn Mahmud al-Hanafi al-Maturidi al-Samarqandi. Dalam fiqh al-Maturidi menganut madzab Hanafi dan beliau juga termasuk ulama Hanafiyah yang andil dalam bidang fikih Islam dengan karya-karyanya yang otoritatif.  Pokok Ajaran Aliran Maturidiyah Pemikiran Maturidi banyak dipengaruhi oleh paham Abu Hanifah yang mengedepankan rasio dalam pemahaman agama, teori Maturidi juga termasuk dalam teori ahlusunah wal jama'ah (berpegang teguh dengan Sunnah Nabi SAW dan para sahabat). Pokok pemikiran al-Maturidi yaitu: • Akal dan Wahyu : dimana al-Maturidi mencoba menjadikan suatu kesatuan dengan cara memadukan antara tradisi dengan akal karena menurutnya tradisi dan akal merupakan suatu hal yang saling melengkapi. Pokok pikiran al-Maturidi dalam rasio akal dan Wahyu difokuskan terhadap beberapa persoalan, yaitu:  - kemampuan akal untuk meng...

Aliran Asy-Ariyah

Pengertian Asy-Ariyah Asy-ariyah diambil dari nama salah seorang kabilah Arab yang terkenal di Basrah, Irak yakni Abu Al-Hasan Ali bin Ismail Al-Asy'ari yang dilahirkan di Basrah, Irak. Al-Asy'ari sempat berguru dengan tokoh Mu'tazilah Abu Ali Al Jubai. Sehingga ia mempertahankan kembali konsep ajaran Mu'tazilah dengan pemahaman ahli fiqih dan ahli hadits. Aliran Asy-Ariyah merupakan suatu aliran yang menanggapi aliran mu'tazilah dan pokok ajarannya terhadap Wujud atau zat Tuhan, sifat-sifat Tuhan, keadilan Tuhan, kebebasan dalam berkehendak, akal dan Wahyu, kebaikan dan keburukan, serta qadim kalam Allah SWT.  Sejarah Aliran Asy-Ariyah  Golongan Asy-Ariyah muncul karena adanya perdebatan dasar aliran Mu'tazilah  antara Asy'ari dengan Abu 'Ali Al Jubba'i. Pada perdebatan tersebut membahas tentang persoalan Al-Ashlah atau keharusan mengerjakan yang terbaik bagi Tuhan dan dari perdebatan tersebut Asy'ari dapat melihat sisi kelemahan golongan Mu...

Aliran Mu'tazilah

Pengertian Mu’tazilah Secara bahasa Mu'tazilah berasal dari kata ' azala yang berarti memisahkan diri. Sedangkan menurut istilah Mu'tazilah berarti suatu aliran yang mempunyai 5 pokok keyakinan, meyakini bahwa dirinya merupakan kelompok moderat atau mengambil tengah-tengah dan tidak memihak antara kelompok murji'ah dan kelompok khawarij karena kelompok ini dipengaruhi oleh pemikiran filsafat Yunani dan logika yang mengedepankan analisa akal dalam menafsirkan agama.   Sejarah Aliran Mu’tazilah Aliran Mu'tazilah pertama kali muncul di kota pasrah Irak pada abad ke-2 tahun 105 sampai 110 Masehi tepatnya pada masa Khalifah Abdul Malik dicetuskan oleh mantan murid Hasan Al Basri yang bernama wasil bin Atha'. Pada pada saat itu terdapat persoalan yang ditanyakan kepada Hasan Al bashri tentang bagaimana pelaku umat muslim yang melakukan dosa besar. Namun, belum sempat imam Hasan Al Basri menjawab, Wasil bin Atha' kemudian lancang menjawab bahwa menurutnya “umat mus...

Aliran Qadariyah

Pengertian Qadariyah Qadariyah berasal dari bahasa Arab yaitu "qadara" yang berarti kekuatan atau kemampuan. Sedangkan, menurut istilah Qadariyah berarti suatu aliran yang berpendapat bahwa segala perbuatan dan tindakan manusia berasal dari kehendak mereka sendiri. Aliran ini juga lebih menekankan pada kebebasan bertindak sehingga menganggap bahwa Allah tidak ikut campur dalam tindakan atau perbuatan mereka.  Sejarah Aliran Qadariyah Dalam sejarah aliran Qadariyah masih menjadi perdebatan hingga sekarang. Namun, menurut Ahmad Amin aliran Qadariyah dicetuskan pertama kali oleh Ma'bad Al jauhani yang berguru kepada Hasan Al bashri dan Ghailan Ad-Dimasyqi. Sedangkan menurut Ibnu Nabatah aliran ini pertama kali dicetuskan oleh orang Irak yang mulanya seorang mualaf namun murtad kembali. Kemudian paham ini diambil kembali oleh Ma'bad dan Ghailan. Pada awal kemunculannya aliran ini mendapatkan tantangan keras yakni seperti masyarakat Arab yang masih dipengaruhi oleh paham f...

Aliran Jabariyah

Pengertian Jabariyah Secara bahasa Jabariyah berasal dari bahasa Arab yaitu "jabaro" yang berarti memaksa. Sedangkan, menurut istilah Jabariyah dapat diartikan sebagai suatu aliran yang berpendapat bahwa segala perbuatan manusia merupakan perbuatan yang terpaksa karena pada dasarnya perbuatan tersebut merupakan perbuatan Allah SWT. Sejarah Aliran Jabariyah Aliran Jabariyah muncul bersamaan dengan aliran Qadariyah dimana pada aliran Jabariyah dipelopori oleh Ja'ad bin Dirham dan disebarkan oleh Jahm bin Shafwan yang berasal dari Khurasan, Persia.  Sekte dan Pokok Pikiran Aliran Jabariyah Aliran jabariyah terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut :  a. Aliran Jabariyah Moderat Aliran ini memiliki pemahaman bahwa Tuhan menciptakan perbuatan manusia baik dari perbuatan yang positif maupun negatif tetapi manusia mempunyai bagian di dalamnya sehingga manusia masih bisa memberikan efek untuk mewujudkan perbuatannya.  b. Aliran Jabariyah Ekstrim Disebut sebagai golongan ekstrim ...

Aliran Murji'ah

Pengertian Murji'ah  Kata "Murji'ah" berasal dari bahasa Arab "arja'a" yang berarti penundaan; pengharapan. Sedangkan, secara istilah Murji'ah berarti suatu aliran yang berpendapat bahwa orang yang telah melakukan dosa besar tidak dihukumi sebagai orang kafir, mereka memutuskan untuk menunda penghukuman pelaku dosa besar tersebut karena mereka percaya bahwa ia masih mempunyai kesempatan ataupun harapan untuk mendapatkan pengampunan dan rahmat dari Allah SWT..  Sejarah Aliran Murji'ah Aliran-aliran seperti Murji'ah ini muncul ketika pergolakan politik pada peristiwa tahkim yang melibatkan antara kubu Khalifah Ali dengan kubu Muawiyah dengan persoalan hukum dari orang yang telah melakukan dosa besar. Sebelumnya aliran khawarij berpendapat bahwa orang yang telah melakukan dosa tersebut merupakan orang yang kafir namun pada aliran mu'tazilah memandang mereka sebagai orang tersebut bukan orang mukmin melainkan hanya golongan dari umat muslim. ...

Aliran Khawarij

Pengertian Khawarij  Khawarij berasal dari bahasa Arab yang berarti keluar ; memberontak ; umat muslim yang telah keluar atau meninggalkan kelompoknya. Secara istilah khawarij berarti suatu aliran yang dahulunya merupakan sekelompok dari Ali bin Abi Thalib namun kemudian meninggalkan barisannya karena memiliki perbedaan pendapat dengan Ali pada saat peristiwa Tahkim di perang Siffin 37H/657M.  Sifat-sifat Kelompok Khawarij Sifat-sifat kaum Khawarij seperti yang telah diamalkan oleh hadis Nabi Muhammad SAW. diantaranya yaitu :  • Suka mencela para imam dan menganggap bahwa orang yang berbeda dengannya itu kafir dan sesat. • Suka berprasangka buruk ( su'udhan ) • Bersikap berlebihan ketika beribadah, kaum ini bukan para qura' ataupun salaf pada umumnya, kaum khawarij memang sangat bersungguh-sungguh ketika bersujud hanya saja ketika membaca dan menafsirkan Al-Qur'an diibaratkan hanya sampai kerongkongannya saja. • Bersikap keras terhadap umat muslim hingga menghalalkan dara...

Persamaan dan Perbedaan antara Ilmu Kalam, Tasawuf, dan Filsafat

Ilmu Kalam merupakan ilmu yang membicarakan tentang segala sesuatu terkait Allah SWT dan segala ciptaannya baik dari segi wujud-Nya, Ke-Esaan-Nya, maupun sifat-sifatNya. Ilmu Kalam mengedepankan rasio akal untuk menghadapi segala persoalan.  Ilmu Filsafat merupakan ilmu yang berasal dari rasa ingin tahu seseorang, dimana ia akan melahirkan berbagai pemikiran tentang beberapa hal dengan menggunakan pendekatan yang lebih mendalam dan bermakna.  Ilmu Tasawuf merupakan ilmu yang mengajarkan tentang konsep spiritual dengan mengedepankan hati nurani yang berdasar pada ajaran-ajaran Islam guna menyucikan diri (jiwa), menjernihkan akhlak, dan mencapai ketenangan abadi. Tasawuf seringkali dipisahkan dari teologi dan filsafat dalam kajian pemikiran Islam, seolah-olah ketiga Ilmu ini tidak memiliki keterkaitan sejarah. Padahal ketiga Ilmu tersebut saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Berikut penjelasan persamaan dan perbedaan antara Tasawuf, Ilmu Kalam dan Filsafat. Pers...

Dasar-dasar Ilmu Kalam

Sejarah Singkat Munculnya Ilmu Kalam Sebenarnya Ilmu Kalam sudah muncul sejak zaman Nabi SAW. Pada saat itu, segala sesuatu atau segala permasalahan langsung ditanyakan kepada Nabi SAW. Namun, setelah Nabi SAW. wafat dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin dan pada masa ini terdapat beberapa perpecahan. Perpecahan tersebut diawali pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan yang pada saat itu terjadi pergolakan politik karena semua pemerintahan diserahkan pada suku Quraisy saja. Sehingga muncullah benih-benih perbedaan pendapat bahkan mengakibatkan terbunuhnya Utsman bin Affan. Puncak perbedaan tersebut terjadi pada masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Di mana pasca terbunuhnya Utsman bin Affan situasi politik di Mekkah dan Madinah semakin tidak kondusif, banyak terjadi perebutan kekuasaan oleh pendukung Ali dan Muawiyah. Hingga sampailah pada peristiwa Tahkim dalam perang Siffin dan dari sinilah kemudian memunculkan beberapa aliran-aliran Ilmu Kalam. Faktor-faktor yang Melatarbelakangi ...

Pengenalan Ilmu Kalam

Pengertian Ilmu Kalam  Ilmu Kalam menurut Hassan adalah salah satu ilmu yang di dalamnya paling banyak menimbulkan pertentangan, perdebatan, dan perselisihan. Ilmu kalam sama dengan fiqih mencakup aturan atau hukum-hukum namun pada dasarnya ilmu kalam hanya membuat aqidah nya saja.  Secara umum ilmu Kalam adalah ilmu yang membicarakan tentang segala sesuatu terkait Allah SWT dan segala ciptaannya baik dari segi wujud-Nya, Ke-Esaan-Nya, maupun sifat-sifatNya.  Kaitan-Nya dengan alam semesta terdiri dari terjadinya alam, keadilan, kebijaksanaan Tuhan (qada' dan qadar), pengutusan Rasulullah SAW, penerimaan wahyu, berita alam ghaib, dan akhirat. Nama lain Ilmu Kalam  1. Ilmu Tauhid : Tauhid berasal dari kata ' wahadda ' yang berarti mengesakan atau pengesaan. Sedangkan, Ilmu Tauhid adalah ilmu yang membahas tentang setelah hal yang berkaitan dari Allah SWT dalam rangka mengesakan-Nya.  2. Ilmu aqaid atau akidah : aqaid adalah jamak dari kata ' aqidah ' yang bera...